Pasar Tani Aceh Lagi-Lagi Diserbu Pengunjung

Banda Aceh - Pasar Tani Aceh 2026 yang digelar Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh bekerja sama dengan Asosiasi Pasar Tani Aceh di kawasan Expo Bank Aceh, Lampineung, Banda Aceh, Rabu (24/6/2026), kembali menjadi tujuan masyarakat untuk berbelanja kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi itu menghadirkan beragam produk pertanian, peternakan, hingga hasil olahan UMKM. Sebanyak 33 pelaku UMKM turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan menawarkan berbagai produk lokal kepada masyarakat.
Selain menyediakan sayur-sayuran segar, buah-buahan, sembako, telur, bumbu dapur, bibit tanaman, dan gas LPG 3 kilogram bersubsidi, Pasar Tani juga menawarkan sejumlah komoditas dengan harga di bawah harga pasar umum.
Berdasarkan data, harga bawang merah di Pasar Tani dijual Rp40 ribu per kilogram, lebih murah dibanding harga pasar yang mencapai Rp78 ribu per kilogram. Harga bawang putih dijual Rp42 ribu per kilogram, cabai merah Rp55 ribu per kilogram, cabai rawit Rp40 ribu per kilogram, tomat Rp22 ribu per kilogram, dan telur Rp45 ribu per papan.
Salah seorang pelaku UMKM, Ikatul Hafizah, mengaku kegiatan tersebut sangat membantu pelaku usaha kecil untuk memperluas pemasaran produk mereka kepada masyarakat.
Ikatul yang menjual keripik pisang, aneka kue kering, dan risol mengatakan dirinya telah bergabung dalam Pasar Tani Aceh sejak tahun 2022. Menurutnya, kegiatan tersebut selalu mendapat sambutan positif dari masyarakat karena menyediakan produk berkualitas dengan harga yang terjangkau.
“Alhamdulillah, sejak bergabung pada 2022, Pasar Tani menjadi salah satu tempat yang membantu kami memperkenalkan produk kepada masyarakat,” katanya.
Meski demikian, ia berharap penyelenggara terus menghadirkan berbagai inovasi agar Pasar Tani semakin menarik minat masyarakat untuk berkunjung.
“Ke depan saya berharap Pasar Tani terus berinovasi, baik dari segi konsep maupun kegiatan pendukung lainnya. Dengan begitu pengunjung akan semakin banyak dan pelaku UMKM juga bisa mendapatkan manfaat yang lebih besar,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang pengunjung, Wirna mengaku puas berbelanja di Pasar Tani karena harga sejumlah kebutuhan pokok relatif lebih murah dibandingkan harga di pasar tradisional.
“Saya sengaja datang karena banyak kebutuhan dapur yang harganya lebih murah. Tadi saya beli bawang, cabai, telur, dan beberapa sayuran. Selisih harganya lumayan dibandingkan di pasar, jadi sangat membantu masyarakat,” katanya.
Menurutnya, selain harga yang terjangkau, produk yang dijual juga dalam kondisi segar dan kualitasnya baik.
Ia berharap kegiatan Pasar Tani dapat terus dilaksanakan secara rutin agar masyarakat memiliki alternatif tempat berbelanja kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil.[]












