Mengenal Raisya Annazira, Sang Juara 1 Tahfiz 30 Juz Putri MTQ Nasional XXXI

Nama Raisya Annazira menjadi salah satu kebanggaan Aceh pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah.
Mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh itu berhasil meraih Juara 1 cabang Hifzil Qur’an 30 Juz Putri, membawa nama Aceh menjadi salah satu yang terbaik dalam ajang tilawatil Qur’an tingkat nasional tersebut.
Raisya merupakan putri asal Kabupaten Aceh Utara. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, ia tetap konsisten menjaga hafalan Al-Qur’an yang telah dibangun sejak usia remaja.
Perjalanan Raisya sebagai penghafal Al-Qur’an dimulai sejak duduk di bangku SMP. Saat itu, ia mulai belajar tahfizul Qur’an di Pusat Pendidikan Tahfizul Qur’an (PPTQ) Lhoksukon, Aceh Utara.
Dari tempat tersebut, kecintaannya terhadap Al-Qur’an terus tumbuh. Hafalan yang awalnya dibangun secara bertahap kemudian menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikannya.
Kini, Raisya tercatat sebagai mahasiswi semester 5 Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Ar-Raniry. Pilihan studinya juga sejalan dengan perjalanan panjangnya bersama Al-Qur’an.
Prestasi di MTQ Nasional XXXI menjadi buah dari proses panjang tersebut. Di Semarang, Raisya tampil dalam cabang Hifzil Qur’an 30 Juz Putri dan berhasil keluar sebagai juara pertama.
Keberhasilannya tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga membawa nama Aceh dalam persaingan nasional.
Perjalanan Raisya menunjukkan bahwa prestasi di panggung MTQ nasional tidak lahir secara instan. Ada proses panjang dalam menghafal, menjaga hafalan, belajar, serta mempertahankan konsistensi hingga akhirnya mampu tampil sebagai yang terbaik.
Dari Aceh Utara, Raisya kini menjadi salah satu wajah generasi muda Aceh yang mengukir prestasi melalui Al-Qur’an di tingkat nasional.[]












