,
Hi Aceh
Home/DAERAH/Pasar Tani Aceh di Aceh Barat Sukses Besar, Warga Serbu Pangan Murah dan Produk UMKM
DAERAH

Pasar Tani Aceh di Aceh Barat Sukses Besar, Warga Serbu Pangan Murah dan Produk UMKM

Redaksi
Redaksi·calendar_todayJune 25, 2026·12.17 WIB
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, saat mengunjungi stan penjual di Pasar Tani Aceh yang digelar di Aceh Barat.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, saat mengunjungi stan penjual di Pasar Tani Aceh yang digelar di Aceh Barat.

MEULABOH – Pelaksanaan Pasar Tani Aceh Roadshow 2026 di Lapangan Ex Kanca BRI, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat pada Rabu (24/6/2026), berlangsung sukses dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Kegiatan yang digelar Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh itu mencatat omzet penjualan mencapai Rp141.991.000 sekaligus menjadi ajang promosi bagi produk unggulan daerah.

Capaian tersebut menjadi indikator kuat tingginya antusiasme masyarakat terhadap program yang dirancang untuk menyediakan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau sekaligus memperluas akses pemasaran bagi petani dan pelaku UMKM lokal.

Sejak pagi, ribuan warga memadati lokasi pasar untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar. Sebanyak 40 peserta turut ambil bagian, terdiri dari petani, pelaku UMKM Aceh Barat, Perum Bulog, serta pelaku usaha pangan lainnya yang menawarkan beragam komoditas dan produk unggulan daerah.

Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga murah, Pasar Tani juga menghadirkan berbagai produk lokal berkualitas, mulai dari sayuran segar, buah-buahan, bibit tanaman, pupuk, gas LPG 3 kilogram hingga aneka kuliner dan produk olahan khas Aceh Barat.

Masyarakat juga dapat membeli paket sembako bersubsidi berisi beras, telur, gula, dan minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, mengapresiasi Pemerintah Aceh yang memilih Aceh Barat sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan Pasar Tani Roadshow 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh yang diwakili Kepala Bidang Hortikultura, Chairil Anwar, mengatakan Pasar Tani merupakan instrumen strategis Pemerintah Aceh dalam menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi daerah.

"Melalui Pasar Tani, masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar, sehingga mampu mengurangi pengeluaran rumah tangga dan menjaga daya beli masyarakat," ujar Chairil.

Ia menjelaskan, konsep Pasar Tani juga memperpendek rantai distribusi dengan mempertemukan petani secara langsung dengan konsumen. Skema tersebut memberikan keuntungan ganda, yakni harga yang lebih murah bagi masyarakat dan harga jual yang lebih baik bagi petani.

Keberhasilan kegiatan ini turut terlihat dari tingginya transaksi sejumlah komoditas strategis. Cabai menjadi produk yang paling diminati dengan penjualan mencapai 100 kilogram pada harga Rp40.000 per kilogram, lebih rendah dibandingkan harga pasar yang berkisar Rp50.000 per kilogram. Sementara bawang merah terjual 40 kilogram dengan harga Rp42.000 per kilogram.

Selain menjadi sarana pengendalian inflasi, Pasar Tani juga menjadi panggung promosi bagi produk-produk unggulan Aceh Barat. Berbagai hasil olahan lokal seperti produk berbahan ikan lome-lome, hasil olahan mangrove, dan aneka pangan lokal lainnya mendapat perhatian pengunjung.

Kepala Dinas Pangan Aceh Barat, Kamarlisnur, menyebut kehadiran puluhan lapak UMKM dalam kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas pasar produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Melalui Pasar Tani Aceh Roadshow 2026, Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga pangan, menekan laju inflasi, memperkuat UMKM, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memastikan masyarakat memperoleh pangan berkualitas dengan harga yang terjangkau.[]

Komentar

0