Dorong Lahirnya Wirausaha Muda, Dispora Aceh Gelar Pengembangan Literasi Ekonomi dan Kewirausahaan di Aceh Tenggara

Kutacane – Kegiatan Pengembangan Kapasitas Literasi Ekonomi dan Kewirausahaan Pemuda dan Mahasiswa mengusung tema "Transformasi Pemuda dan Mahasiswa Menjadi Entrepreneur Muda Berdaya Saing" digelar di Kabupaten Aceh Tenggara pada 28–29 Juni 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Gedung Serbaguna Universitas Gunung Leuser, Kutacane, dan diikuti sekitar 60 peserta dari kalangan mahasiswa, organisasi kepemudaan, pelaku usaha muda, serta komunitas ekonomi kreatif.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan literasi ekonomi dan kewirausahaan di kalangan generasi muda. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi respons terhadap masih tingginya angka pengangguran terdidik serta belum optimalnya pemanfaatan potensi ekonomi lokal Aceh Tenggara oleh generasi muda. Melalui penguatan kapasitas kewirausahaan, peserta diharapkan mampu menjadi pencipta lapangan kerja dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang meliputi seminar inspiratif, talkshow, pelatihan kewirausahaan, diskusi panel, studi kasus bisnis, sesi tanya jawab, hingga networking session. Sebanyak delapan narasumber dari unsur pemerintah daerah, akademisi, perbankan, dan praktisi bisnis dijadwalkan mengisi materi secara bergantian.
Pada hari pertama, peserta memperoleh materi mengenai kebijakan dan peluang ekonomi daerah, literasi keuangan, pembentukan karakter wirausaha, serta pemanfaatan potensi lokal Aceh Tenggara sebagai peluang bisnis. Sementara pada hari kedua, materi difokuskan pada penyusunan model bisnis, digital marketing, strategi branding, akses permodalan UMKM, hingga workshop penyusunan rencana bisnis sederhana yang dipresentasikan oleh peserta.
Melalui kegiatan ini diharapkan lahir ide-ide bisnis baru berbasis potensi daerah, meningkatnya minat berwirausaha di kalangan mahasiswa, terbentuknya jejaring kolaborasi bisnis antarpemuda, serta tersusunnya rencana tindak lanjut pengembangan usaha peserta sebagai bekal membangun ekonomi daerah yang lebih mandiri dan berdaya saing.[]












