,
Hi Aceh
Home/NASIONAL/Prabowo Akui Skor PISA RI Rendah: Kualitas Pendidikan Kita di Bawah Malaysia, Thailand, Vietnam
NASIONAL

Prabowo Akui Skor PISA RI Rendah: Kualitas Pendidikan Kita di Bawah Malaysia, Thailand, Vietnam

Redaksi
Redaksi·calendar_todayAugust 7, 2026·12.23 WIB
Foto 1

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan, skor Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia tidak terlalu bagus. Padahal, survei dari PISA menunjukkan seberapa berkualitas pendidikan suatu negara.

Prabowo menyebut, skor PISA Indonesia berada di bawah negara-negara tetangga, seperti Malaysia dan Thailand. Hal tersebut Prabowo sampaikan saat berpidato di hadapan 150 peneliti BRIN di Istana, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Katanya sekarang ada suatu survei, namanya PISA, di mana membandingkan kualitas pendidikan berbagai negara. Kita termasuk tidak terlalu bagus, ya. Jadi skor PISA membaca, skor kita tadi kalau Anda lihat di situ, hanya sedikit di atas Filipina. Kita masih di bawah Thailand, di bawah Malaysia, di bawah Belanda, di bawah Vietnam, di bawah rata-rata OECD, di bawah Jepang, di bawah Singapura," ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan, terkadang, fakta memang menyakitkan. Akan tetapi, dia menegaskan bahwa akan memimpin dengan fakta.

Dia kemudian menyinggung kualitas pendidikan Indonesia yang kalah dari Singapura. Prabowo mengaku tidak terlalu khawatir, mengingat Singapura hanya mengurus jumlah penduduk yang sedikit.

"Kalau Singapura saya nggak terlalu khawatir kok, hanya negara 5 juta kok, satu kota, ya kan. Kalau Menteri Pendidikan Singapura itu sebetulnya nggak bisa dibandingkan dengan Menteri Pendidikan Indonesia," tegas Prabowo.

Prabowo mengingatkan bahwa Indonesia memiliki 388.000 sekolah, yang mana itu tersebar di pulau terluar hingga tengah gunung.

"Jadi bagaimana memberi pendidikan yang terbaik untuk Indonesia, jangankan Indonesia mungkin Kepala Dinas Pendidikan Maluku Utara atau Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Utara, bagaimana dia harus mengecek sekolah-sekolah di Miangas, di pulau-pulau terpencil," imbuhnya.

Komentar

0