Bisnis Kafe Kian Kompetitif, Telkom Kenalkan MyWiFi.id untuk Tingkatkan Pengalaman Pelanggan

Medan – Geliat ekonomi di daerah semakin berdampak bagi perekonomian nasional. Salah satu wilayah yang menunjukan pertumbuhan ekonomi yang signifikan adalah Sumatera Utara. Sebagaimana laporan Pertumbuhan Perekonomian Triwulan 1 2026 dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara.
Dalam laporan tersebut dijelaskan ekonomi Sumatera Utara tumbuh sebesar 4,98 persen terhadap Triwulan I Tahun 2025 (y-on-y). Pertumbuhan terjadi hampir pada seluruh lapangan usaha. Mulai dari Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 18,62 persen, diikuti Jasa Lainnya 14,91 persen; Informasi dan Komunikasi sebesar 11,35 persen; Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 10,63 persen; serta Jasa Perusahaan sebesar 9,95 persen.
Pertumbuhan tersebut menjadi sinyal bahwa pelaku usaha di Sumatera Utara, khususnya di industri coffee shop dan kuliner, membutuhkan fondasi digital yang semakin kuat untuk menjaga daya saing bisnis. Hal tersebut disampaikan oleh Erika Yolanda, SM Digital Connectivity Wireless Product PT Telkom Indonesia, pada saat menghadiri acara Telkom Business Circle di Telkom Regional 1 Medan (31//7).
Kegiatan ini menjadi forum diskusi sekaligus ruang kolaborasi bagi para pelaku bisnis untuk berbagi pengalaman mengenai tantangan transformasi digital serta mengenal berbagai solusi digital B2B. Dalam kesempatan tersebut, Indibiz memperkenalkan solusi WiFi Managed Service (WMS) / MyWifi.id yang dirancang untuk meningkatkan customer experience.
General Manager Witel Sumut, Agung Tri Cahyono, menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan komitmen Telkom Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pendekatan teknologi yang adaptif.
"Sekarang tren berubah, orang ke kafe itu bukan cuma beli kafein, tapi juga beli kenyamanan, konektivitas, suasana, trennya begitu. Jadi bagi mereka yang belum menggunakan, dengan tren begitu WiFi internet itu bukan cuma jadi fasilitas pendukung, justru jadi fasilitas utama," ujar Agung saat membuka acara.
PGS AVP Brandcom Telkom Indonesia, Rendro Kasworo, menegaskan bahwa Telkom Business Circle dirancang untuk membangun ruang kolaborasi yang erat bersama pelaku usaha daerah.
"Telkom Business Circle ini adalah forum di mana kita bisa ketemu dengan para pelaku bisnis. Harapannya kita bisa mendengar keluhan, bekerja sama, dan menambah circle yang semakin banyak sehingga kita tahu benar apa yang menjadi kebutuhan mereka. WiFi ID itu adalah cara pemilik bisnis untuk bisa mengelola interaksi dengan para pelanggannya. Di situ kita bisa manage bandwidth, profilnya seperti apa, ada dashboard, dan harapannya bisa lebih mudah bagi para pemilik kafe untuk mengkomunikasikan programnya kepada customer," jelas Rendro.
Menurut Rendro, program seperti Telkom Business Circle tersebut dirancang untuk untuk memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha daerah. Melalui inisiatif ini, Telkom berharap semakin banyak perusahaan yang mampu memanfaatkan teknologi digital untuk mempercepat pertumbuhan bisnis sekaligus mendorong pemerataan ekonomi digital nasional.[]












