,
Hi Aceh
Home/DAERAH/Wali Kota Sabang Mulai Pembangunan 30 Rumah untuk Fakir Miskin dan Duafa
DAERAH

Wali Kota Sabang Mulai Pembangunan 30 Rumah untuk Fakir Miskin dan Duafa

Redaksi
Redaksi·calendar_todayOctober 20, 2026·01.57 WIB
Foto 1

SABANG – Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam meletakkan batu pertama pembangunan rumah bagi masyarakat fakir, miskin, dan duafa di Gampong Batee Shoek, Kecamatan Sukamakmue, Senin (19/10/2026). Pembangunan rumah tersebut merupakan bagian dari program pembangunan 30 unit rumah fakir miskin dengan nilai bantuan Rp120 juta per unit.

Selain memulai pembangunan rumah, Zulkifli juga menyalurkan zakat secara langsung kepada mustahik yang terkendala mendatangi Bank Aceh karena faktor usia, kondisi kesehatan, disabilitas, maupun keterbatasan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Zulkifli didampingi Ketua TP-PKK Kota Sabang Nuri Farisal dan pihak Bank Aceh. Turut hadir Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Sabang Irfani, Staf Ahli TP-PKK Kota Sabang Erwani Meutia, serta Plt. Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota Sabang Mawardi.

“Alhamdulillah, hari ini kita memulai pembangunan rumah bagi masyarakat fakir, miskin, dan duafa. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga penerima bisa memiliki tempat tinggal yang layak dan lebih nyaman untuk keluarganya,” kata Zulkifli.

Pembangunan rumah tipe 36+ tersebut merupakan bagian dari program penyaluran infak untuk pembangunan rumah bagi fakir, miskin, dan duafa dalam rangka haul 2025 Tahun Anggaran 2026. Peletakan batu pertama di Gampong Batee Shoek menjadi penanda dimulainya pembangunan dari total 30 unit rumah yang dialokasikan melalui program tersebut.

Penyaluran dana bantuan dilakukan dalam tiga tahap, yakni 40 persen pada tahap pertama, 40 persen pada tahap kedua, dan 20 persen pada tahap ketiga. Pencairan dilakukan secara bertahap berdasarkan progres pembangunan.

Setelah peletakan batu pertama, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran zakat senif fakir kepada mustahik yang mengalami kendala mengambil bantuan di Bank Aceh.

Bersama Ketua TP-PKK Kota Sabang dan pihak Bank Aceh, Zulkifli mendatangi rumah para penerima untuk menyerahkan buku tabungan sekaligus memfasilitasi pencairan zakat secara langsung.

“Penyaluran zakat ini merupakan bentuk perhatian kita kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang karena usia, sakit, atau keterbatasan fisik tidak bisa datang sendiri ke bank. Kita ingin memastikan zakat yang menjadi hak mereka tetap tersalurkan dan dapat diterima dengan mudah,” ujarnya.

Dari 11 mustahik senif fakir dan miskin yang terkendala mengambil zakat di Bank Aceh, Zulkifli menyerahkan bantuan secara langsung kepada dua penerima senif fakir, yakni Basyiah Amir Aziz yang telah lanjut usia dan M. Ali Abdullah penyandang disabilitas.

Masing-masing penerima memperoleh zakat sebesar Rp800.000. Sementara itu, penyaluran zakat kepada mustahik lainnya akan dilanjutkan oleh Baitul Mal Kota Sabang bersama pihak Bank Aceh.

Melalui kedua program tersebut, Pemerintah Kota Sabang melalui Baitul Mal menyalurkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari penyediaan hunian layak hingga mempermudah akses zakat bagi mustahik yang memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan perbankan.[]

Komentar

0