,
Hi Aceh
Home/DAERAH/Wagub Aceh Lepas Bantuan Logistik Bencana untuk 23 Kabupaten/Kota, Pastikan Kebutuhan Masyarakat Siap Ditangani
DAERAH

Wagub Aceh Lepas Bantuan Logistik Bencana untuk 23 Kabupaten/Kota, Pastikan Kebutuhan Masyarakat Siap Ditangani

Redaksi
Redaksi·calendar_todaySeptember 1, 2026·05.45 WIB
Foto 1

‎BANDA ACEH – Pemerintah Aceh terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana dengan memastikan ketersediaan logistik di seluruh kabupaten/kota. Bantuan buffer stock penanggulangan bencana Tahun 2026 disiapkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat di 23 kabupaten/kota di Aceh.

‎Pendistribusian bantuan tersebut dilepas secara simbolis oleh Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, S.E., di Lobi Kantor Gubernur Aceh, Selasa (1/9/2026).

‎Dalam kegiatan itu, Fadlullah didampingi Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Dr. A. Murtala, M.Si., Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, SKM., MKM., serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Aceh, Akkar Arafat, S.STP., M.Si.

‎‎Bantuan buffer stock tersebut merupakan persediaan logistik yang disiapkan Pemerintah Aceh untuk memperkuat kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi bencana. Dengan tersedianya bantuan lebih awal, kebutuhan dasar masyarakat terdampak diharapkan dapat ditangani secara lebih cepat ketika terjadi keadaan darurat.

‎‎Adapun bantuan yang disiapkan terdiri atas tenda serbaguna, pangan, sandang, kid ware, family kits, Bahan Bangunan Rumah (BBR), serta perlengkapan dapur.

‎‎Pada pendistribusian kali ini, bantuan antara lain diarahkan ke Kabupaten Gayo Lues, Aceh Singkil, dan Aceh Tamiang.

‎Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, S.KM., M.KM menegaskan bahwa keberadaan buffer stock tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi daerah-daerah tersebut. Persediaan logistik bencana disiapkan sebagai dukungan bagi seluruh 23 kabupaten/kota di Aceh, sesuai kebutuhan dan kondisi kebencanaan di masing-masing daerah.

‎‎“Jadi bukan hanya untuk beberapa kabupaten saja. Buffer stock ini kita siapkan untuk seluruh 23 kabupaten/kota di Aceh. Ketika terjadi bencana dan masyarakat membutuhkan, logistik ini dapat segera digerakkan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Budi Afrizal.

‎‎Menurut Kadinsos Aceh, Budi Afrizal, kesiapan logistik menjadi salah satu bagian penting dalam mempercepat respons pemerintah ketika bencana terjadi. Pemerintah tidak hanya dituntut hadir setelah bencana, tetapi juga perlu mempersiapkan berbagai kebutuhan sejak dini.

‎‎“Harapan kita tentu tidak ada bencana. Tetapi kita harus selalu siap. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, pemerintah harus bisa hadir dengan cepat,” katanya.

‎‎Ketersediaan buffer stock diharapkan dapat membantu pemerintah kabupaten/kota melakukan penanganan awal secara lebih cepat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.

‎Selain itu, pendistribusian logistik ini menjadi bagian dari penguatan koordinasi antara Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota dalam membangun kesiapsiagaan bencana secara bersama.

‎‎Pemerintah Aceh berharap bantuan tersebut dapat dikelola dengan baik dan digunakan secara tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat ketika menghadapi kondisi darurat.

‎Melalui langkah tersebut, Pemerintah Aceh ingin memastikan bahwa di mana pun bencana terjadi di Aceh, kesiapan untuk membantu masyarakat selalu ada.

‎‎Bantuan disiapkan hari ini, agar ketika masyarakat membutuhkan, pemerintah dapat bergerak lebih cepat.[]

‎

Komentar

0