QRIS, Karya Anak Bangsa yang Gemparkan Amerika

Produk sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) merupakan produk karya anak bangsa. Sebuah inovasi keuangan yang sangat spektakuler dari Indonesia.
Teknologi pembayaran QRIS diluncurkan oleh Bank Indonesia tahun 2019. Penggunaan pembayaran melalui QRIS memberikan banyak penghematan, banyak terobosan. Dimana terobosan tersebut menjadikan kebanggaan Bangsa Indonesia. Hal ini diungkapkan dosen sekaligus Ketua Program Studi D3 Teknik Informatika Universitas Amikom Yogyakarta, Barka Satya.
“Kehadiran QRIS membuat iri negara lain. Bahkan Negera sebesar Amerika menjadi ketar ketir,” Ungkap Barka Satya dalam workshop peningkatan kapasitas UMKM FORKOM Kabupaten Sleman, Kamis (6/11/2025) di Aula Bappeda Kabupaten Sleman.
Ia menyampaikan bahwa pembayaran digital payment keberadaannya sangat luas. Kartu kredit produk perbankan dari Amerika sangat dominan. “Sehingga ketika terjadi transaksi pembiayaannya akan masuk ke bank mereka. Mereka mengharuskan setiap transaksi antar negara harus dikonversi dengan dolar Amerika,” ungkapnya.
“Misalkan orang Indonesia melakukan transaksi dengan orang Malaysia, maka terjadi dua konversi dari rupiah ke dolar Amerika baru konversi ke Ringgit Malaysia. Dengan kehadiran QRIS transaksi bisa langsung tanpa melalui konversi dolar Amerika, dan biaya transaksi akan masuk ke Indonesia,” sambung Barka.
Penggunaan QRIS merupakan terobosan baru dalam dunia pembayaran digital di Indonesia. Metode ini menyatukan semua pembayaran berbasis digital.
“Cukup menggunakan satu code semua dompet digital dan aplikasi pembayaran perbankan akan terlayani melalui QRIS,” tutur Baka.
Penggunaan QRIS melalui transaksi perbankan semakin meluas dari perbankan, mall, toko, UMKM, pedagang kaki lima, bakso Kojek keliling dan sebagainya. Selain transaksi dalam negri juga bisa transaksi antar negara melalui Qris Cross Border.
“Penggunaan transaksi melalui QRIS banyak manfaat kemudahan. Selain itu












