KMP Teluk Sinabang Sandar Aman di Meulaboh, ASDP Pastikan Penumpang dan Awak Kapal Selamat

Singkil – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Singkil memastikan proses penanganan gangguan operasional KMP Teluk Sinabang yang melayani rute Sinabang–Kuala Bubon berjalan dengan aman.
Setelah melalui proses penanganan dan penarikan dengan bantuan tug boat, kapal berhasil sandar dengan aman di Pelabuhan Meulaboh pada Senin (7/9/2026) pukul 14.53 WIB.
Seluruh penumpang dan awak kapal dalam kondisi aman. Sejak gangguan operasional dilaporkan Nakhoda pada pukul 06.57 WIB saat kapal memasuki alur menuju Pelabuhan Kuala Bubon, ASDP bersama Nakhoda, Syahbandar, otoritas pelabuhan, dan unsur terkait segera melakukan penanganan dengan mengutamakan keselamatan penumpang, awak kapal, dan kapal.
Selama proses penanganan berlangsung, kebutuhan penumpang juga tetap menjadi perhatian. ASDP menyediakan konsumsi sebagai bentuk pelayanan dan upaya menjaga kenyamanan penumpang selama perjalanan mengalami gangguan.
Setelah kapal berhasil sandar, ASDP melanjutkan pemeriksaan pascakejadian bersama Nakhoda, Kepala Kamar Mesin (KKM), dan tim terkait untuk memastikan kondisi teknis kapal serta kesiapan operasional berikutnya.
Sebagai bagian dari penguatan pemeriksaan, ASDP juga telah berkoordinasi dengan GM ASDP Cabang Banda Aceh untuk mendapatkan dukungan Marine Superintendent di Meulaboh. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan seluruh aspek keselamatan dan kondisi kapal terpenuhi sebelum menentukan langkah operasional selanjutnya.
General Manager ASDP Cabang Singkil, Arlan Ramadhan, menyampaikan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama sejak gangguan operasional terjadi.
“Alhamdulillah, KMP Teluk Sinabang telah sandar dengan aman dan seluruh penumpang serta awak kapal dalam kondisi selamat. Fokus kami sejak awal adalah keselamatan. Setelah kapal berada di posisi aman, kami langsung melanjutkan pemeriksaan untuk memastikan kondisi kapal dan kesiapan operasional berikutnya," ujarnya.
Arlan menegaskan bahwa keputusan terkait pengoperasian kembali kapal akan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan.
“Kami tidak akan terburu-buru sebelum seluruh aspek keselamatan dipastikan. Pemeriksaan bersama tim terkait dan dukungan Marine Superintendent kami lakukan untuk memastikan kapal benar-benar dalam kondisi siap. Di sisi lain, kami tetap memastikan kebutuhan penumpang terpenuhi selama proses penanganan.”
ASDP memastikan hasil pemeriksaan dan evaluasi pascakejadian akan menjadi dasar dalam menentukan langkah operasional selanjutnya, sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga keselamatan, keandalan kapal, dan kualitas layanan penyeberangan.
“Prinsip kami jelas: keselamatan terjaga, penumpang terlindungi, dan kapal hanya kembali beroperasi setelah dinyatakan siap," ujar Arlan menegaskan.[]












