,
Hi Aceh
Home/DAERAH/Bupati Muharram Idris Minta ICMI Ikut Cari Solusi Kekeringan di Aceh Besar
DAERAH

Bupati Muharram Idris Minta ICMI Ikut Cari Solusi Kekeringan di Aceh Besar

Redaksi
Redaksi·calendar_todaySeptember 5, 2026·04.59 WIB
Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris menghadiri pelantikan Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Aceh Besar periode 2026-2031 yang berlangsung di Aula Auditorium Prof. Ali Hasymi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Sabtu (5/9/2026).

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris menghadiri pelantikan Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Aceh Besar periode 2026-2031 yang berlangsung di Aula Auditorium Prof. Ali Hasymi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Sabtu (5/9/2026).

KOTA JANTHO – Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris meminta Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Aceh Besar bersama organisasi kemasyarakatan lainnya ikut memikirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Besar.

Pesan tersebut disampaikan Muharram saat menghadiri pelantikan Pengurus ICMI Orda Aceh Besar periode 2026-2031 di Aula Auditorium Prof. Ali Hasymi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Sabtu (5/9/2026).

Muharram yang juga Ketua Forum Silaturahmi Aceh Rayeuk (FORSIAR) berharap ICMI tidak hanya menjadi organisasi cendekiawan, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan gagasan serta solusi pembangunan.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus ICMI Orda Aceh Besar yang baru dilantik dan berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan ICMI menjadi rekanan, menjadi kolega, dan menjadi tim yang kuat untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Aceh Besar dalam membangun daerah serta memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Aceh Besar,” katanya.

Muharram mengajak ICMI bersama organisasi kemasyarakatan lainnya lebih responsif terhadap persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.

“Seperti persoalan kekeringan yang saat ini melanda sejumlah wilayah di Aceh Besar. Saya sangat berharap para tokoh dan organisasi kemasyarakatan dapat ikut memikirkan solusi serta membantu pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Muharram mendorong ICMI Orda Aceh Besar lebih aktif membawa nama daerah ke tingkat nasional. Menurutnya, para cendekiawan Aceh Besar memiliki kapasitas untuk melahirkan gagasan sekaligus memperkenalkan berbagai potensi daerah.

“Kita harus lebih berani tampil di tingkat nasional agar Aceh Besar semakin dikenal dan berbagai potensi serta gagasan dari daerah kita dapat diketahui lebih luas,” ungkapnya.

Dalam pelantikan tersebut, Prof. Dr. Muji Mulia, M.Ag., resmi dipercaya sebagai Ketua ICMI Orda Aceh Besar periode 2026-2031. Ia didampingi Dr. Muhammad Rizki, M.Pd., sebagai Sekretaris dan Cut Jarita Susanti, S.Pd., sebagai Bendahara.

Kegiatan mengusung tema “Menguatkan Peran Cendekiawan Muslim dalam Membangun Aceh Besar yang Berilmu, Berdaya Saing, dan Berkeadaban.”

Selain pelantikan pengurus, kegiatan juga dirangkai dengan prosesi peusijuek terhadap Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., dan Rektor Universitas Syiah Kuala Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Sementara itu, Ketua ICMI Orda Aceh Besar Prof. Dr. Muji Mulia, M.Ag., menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dan tokoh Aceh Besar yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut.

Muji meminta dukungan seluruh tokoh dan elemen masyarakat agar ICMI Aceh Besar dapat menjalankan roda organisasi secara optimal dan menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menegaskan ICMI Orda Aceh Besar siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah melalui kontribusi pemikiran dan gagasan untuk mendukung pembangunan daerah.

“ICMI Aceh Besar sebagai mitra strategis pemerintah daerah akan memberikan kontribusi dan sumbangan pemikiran, sehingga kita dapat bersama-sama mewujudkan Aceh Besar yang lebih baik di masa yang akan datang,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pengurus ICMI Aceh Besar untuk bahu-membahu memperkuat kolaborasi demi kemajuan Aceh Besar dan Aceh secara umum.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diisi tausiah, doa bersama, dan makan bersama.[]

Komentar

0