Arsip Digital Perang Aceh Diluncurkan, Ribuan Dokumen Bersejarah Kini Bisa Diakses Publik
Portal Arsip Digital Perang Aceh diluncurkan, muat 15.000 dokumen bersejarah periode 1873-1913 yang kini bisa diakses gratis.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh bekerja sama dengan Arsip Nasional Belanda meluncurkan portal Arsip Digital Perang Aceh yang memuat lebih dari 15.000 dokumen, foto, dan peta bersejarah dari periode 1873-1913. Portal ini dapat diakses secara gratis oleh masyarakat umum melalui arsip.acehprov.go.id.
Koleksi digital ini mencakup berbagai material berharga seperti laporan militer Belanda, surat menyurat Sultan Aceh, foto-foto ekspedisi militer, peta topografi wilayah Aceh pada akhir abad ke-19, serta dokumen-dokumen perjanjian yang pernah dibuat antara pihak Aceh dan Belanda.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh menyatakan bahwa peluncuran arsip digital ini merupakan langkah penting dalam upaya pelestarian sejarah Aceh. "Dengan digitalisasi ini, generasi mendatang bisa mempelajari sejarah perlawanan leluhur kita tanpa harus bepergian ke Belanda," ujarnya.
Selain koleksi dari Belanda, arsip ini juga memuat dokumen-dokumen yang berasal dari berbagai koleksi museum dan perpustakaan di Aceh, Malaysia, dan Singapura.
